(Jakarta, 28 Juli 2011) – Siapa bilang korupsi itu hanya omongan orang dewasa? Remaja pun bisa ngomongin korupsi. Setidaknya, hal itulah yang coba dibuktikan oleh Suara Pemuda Anti Korupsi (SPEAK) melalui program bertajuk Aksi Kita. SPEAK merupakan inisiatif muda anti-korupsi yang difasilitatori oleh Transparency International Indonesia. Melalui program Aksi Kita, SPEAK bekerjasama dengan Ashoka Indonesia mengajak anak-anak muda berusia 15-25 tahun untuk mengubah persepsi bahwa korupsi bukan topik yang berat untuk dibicarakan. Korupsi bukan melulu tentang pejabat pemerintah yang mengeruk uang negara, tetapi sesuatu yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Melalui inisiatif ini, kami ingin mendorong anak-anak muda untuk mentransformasi masa remaja mereka menjadi masa berdaya dan terampil, terutama dalam menerapkan empati, kemampuan bekerja dalam tim, menumbuhkan kemampuan leadership, sekaligus mendorong mereka supaya menjadi agent of change,” terang Retha Dungga,fasilitator SPEAK dan juga penerima penghargaan Young Changemaker tahun 2010.

Melalui program tersebut, anak-anak muda yang terlibat di dalamnya akan dibekali dengan pengetahuan untuk mengenali dan mempraktikkan prinsip-prinsip kewirausahaan sosial dalam menjalankan gagasan sosial melawan korupsi di lingkungan sekitarnya. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan workshop “My Dream, My way, My Action” yang akan dilaksanakan Jumat-Sabtu, 29-30 Juli 2011 di SMA Gonzaga, Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

“Sampai sekarang sudah ada 85 anak muda yang tergabung dalam Young Changemakers Ashoka Indonesia dari total 900 tim di dunia. Mereka ini rata-rata berusia 12-25 tahun. Serunya, meski usianya masih belia, tapi ke-85 anak muda ini sudah berhasil mengajak 400 anak muda lainnya untuk bergabung dalam tim mereka sekaligus mengajak mereka untuk memberi manfaat sosial bagi ribuan anggota masyarakat di komunitasnya,” papar Agni Yoga Airlangga, Program Director Young Changemaker Ashoka Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan Agni, program Young Changemakers (YCM) sendiri diinisiasi oleh Ashoka Indonesia sejak 2005.Tujuannya adalah untuk mendorong lahirnya anak-anak muda yang mau terlibat aktif sebagai pembawa perubahan di lingkungan sekitarnya. Mereka yang tertarik bergabung dengan program ini tak hanya difasilitasi untuk berkumpul dengan teman-teman sebayanya, namun juga diberi ruang untuk saling bertukar ide, saling menginspirasi, sekaligus belajar dan bertumbuh bersama. Bukan itu saja, mereka juga akan difasilitasi untuk membangun komunitas dan diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan serta mewujudkan gagasan inovatif agar semakin banyak pembaharu-pembaharu muda yang lahir di negeri ini.

“Karena itu kami berharap melalui kerjasama dengan SPEAK,semua pihak bisa mengambil peran konkrit untuk memfasilitasi anak muda membuat perubahan sesuai bidangnya. Sehingga ke depannya, bukan hanya Ashoka saja yang berperan di isu ini karena kami di Ashoka Indonesia percaya bahwa everyone is a changemaker,” imbuh Agni.

Senada dengan hal tersebut, menurut Retha, nantinya –setelah mengikuti workshop- sekitar 40 peserta dari beragam SMA dan perguruan tinggi di Jakarta akan mendapatkan pendampingan dari teman-teman sebaya (peer mentor). Diharapkan melalui pendampingan tersebut mereka akan lebih terdorong untuk mengimplementasikan gagasan sosial yang mereka miliki.

“Selain itu mereka juga akan mendapatkan akses untuk berkonsultasi secara eksklusif dengan mentor Young Changemaker, yaitu anak-anak muda yang sudah lebih dulu berhasil menjalankan gagasan sosialnya sekaligus mengaplikasikan prinsip-prinsip social entrepreneurship. Dan yang tak kalah seru, mereka juga berkesempatan untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari mentor senior yang sudah berpengalaman dalam gerakan sosial di Indonesia dari beragam latar belakang,” pungkas Retha.

Jadi, daripada hanya teriak-teriak memaki koruptor dan mengutuk keadaan, yuk kita melawan korupsi dari diri kita sendiri. Are you the next Anti-Corruption Young Changemaker?

Info lebih lanjut:

 

Retha Dungga(SPEAK/ TI-Indonesia)     +62818567425/ rdungga@ti.or.id

Lia Toriana (TI-Indonesia)                        +6281280275652/ ltoriana@ti.or.id

Diah Utami (Ashoka Indonesia)               +628155006501/ ycm@ashoka.or.id